keuangan

5 Langkah Mengatur Keuangan Keluarga di Era New Normal

2 August 2020 Terakhir diperbarui: 1 September 2020, 11:28 WIB
Bagikan:

Dua pekan belakangan ini beberapa wilayah yang ada di Indonesia memang sudah masuk pada era new normal. Dimana memang masyarakat sudah bisa mulai melakukan aktivitas seperti sedia kala, setelah sebelumnya terkena wabah virus Corona. Hanya saja tetap dengan memperhatikan protokol covid 19, untuk menjaga agar tidak sampai tertular penyakit tersebut. Hal ini dilakukan tak lain adalah untuk memulihkan kondisi ekonomi yang sebelumnya mengalami penurunan secara drastis, dimana banyak orang kehilangan pekerjaan dan juga penurunan penghasilan.

Di era new normal seperti sekarang ini pastinya Anda sendiri juga banyak mengalami perubahan, khususnya adalah gaya hidup. Apalagi dengan kondisi income yang tak sebanyak dulu, maka berikut ini diantaranya beberapa tips cerdas di dalam mengelola uang di era new normal tersebut, yaitu:

  1. Mulai mengatur pos-pos pengeluaran yang baru, ada banyak sekali perubahan yang terjadi pada kondisi finansial selepas pandemi virus Corona ini. sehingga untuk menjaga keuangan keluarga tetap aman, maka alangkah pentingnya bagi Anda untuk mulai menyusun ulang atau mengatur lagi pos-pos pengeluaran.
  2. Mengevaluasi jumlah pendapatan, catat berapa besar income yang Anda terima dalam kondisi semacam ini, apalagi kemungkinan besar memang pendapatan turun dan harus ada upaya yang dilakukan untuk memanfaatkannya dengan baik.
  3. Mencari penghasilan tambahan, jangan berdiam diri dengan melihat kondisi ekonomi yang mengalami penurunan. Melainkan alangkah baiknya bagi Anda untuk mencari sumber penghasilan tambahan, entah itu dengan bekerja secara freelance maupun juga berbisnis.
  4. Tak masalah menunda terlebih dahulu untuk berinvestasi, uang yang dimiliki tersebut dapat dialihkan ke pos dana darurat. Apalagi dalam kondisi semacam ini banyak diantara instrumen investasi yang riskan atau tengah lesu.
  5. Hidup lebih hemat, artinya tutuplah beberapa pos pengeluaran yang tidak penting dalam kondisi new normal. Misalnya adalah uang untuk shopping, nongkrong maupun jalan-jalan bisa dipangkas. Apalagi dalam kondisi semacam ini juga tidak memungkinkan untuk melakukan hal-hal tersebut.

Mulailah untuk menerapkannya agar keuangan kembali stabil.