informasi

Tabungan Apa Saja yang Harus Ada dalam Keluarga?

16 January 2020 Terakhir diperbarui: 11 February 2020, 17:36 WIB
Bagikan:

Saat sudah berumah tangga, ada banyak perubahan yang terjadi dalam menjalani kehidupan. Selain kebersamaan dengan pasangan, cara mengatur keuangan juga harus diubah. Salah satu contohnya adalah kini Anda harus banyak memiliki tabungan karena kebutuhan dan kebiasaan orang berumah tangga lebih banyak dan beragam. Berikut ini adalah beberapa simpanan yang harus mulai Anda rencanakan setelah berkeluarga:

  1. Simpanan kesehatan atau darurat.
    Merupakan simpanan pokok dimana Anda harus mengisinya setidaknya sebulan sekali dengan jumlah minimal tertentu yang bersifat tetap. Simpanan ini hanya boleh digunakan untuk kebutuhan darurat misalnya saat anggota keluarga ada yang sakit sehingga dipakai untuk berobat. Namun ada baiknya Anda memiliki asuransi kesehatan sehingga uang simpanan ini hanya untuk cadangan saja.
  2. Simpanan hari raya.
    Simpanan lain adalah simpanan hari raya. Selain uang THR yang akan didapatkan jika Anda bekerja, harus ada simpanan hari raya untuk mengantisipasi kebutuhan mudik, uang saku untuk keluarga besar ataupun kebutuhan sandang pangan yang umumnya menjadi lebih mahal di masa hari raya.
  3. Simpanan biaya pendidikan anak.
    Baik sebelum memiliki anak ataupun sudah, Anda harus memiliki simpanan ini untuk mempersiapkan pendidikan si kecil agar bisa meraih cita-citanya. Simpanan ini bisa dalam bentuk premi asuransi pendidikan yang nantinya memiliki tujuan yang sama.
  4. Simpanan lainnya.
    Simpanan lainnya ini diisi jika ingin membeli sebuah barang yang memiliki harga mahal. Misalnya ingin membeli sepeda motor baru untuk istri. Dibandingkan membeli secara kredit yang nantinya akan mahal melalui leasing, lebih baik menabung terlebih dahulu dan membeli cash.

Berbagai jenis tabungan di atas dapat Anda atur penyimpanannya apakah dalam bentuk simpanan dalam bank, asuransi ataupun simpanan di dalam rumah saja. Yang paling penting adalah konsistensi Anda mengisi tabungannya tersebut khususnya jenis kesehatan atau darurat. Setelah digunakan, jangan lupa diisi kembali untuk kebutuhan di masa mendatang. Dengan memiliki simpanan, diharapkan Anda tidak perlu membeli barang secara kredit yang nantinya bertambah mahal dan memberatkan di kemudian hari.